| Waspadalah : Ada Ikhwan Berbulu Domba |
|
|
|
| Senin, 18 Mei 2009 01:04 | |
Jangan terjebak dengan bujuk rayu dunia. Entah sang mantan ngajak balik, or ada ikhwan berbulu domba yang ngajakin kamu pacaran dengan bingkai Islam. Mulutnya manisnya ngajak ta’aruf, tapi aktivitasnya nggak beda jauh dengan pacaran. Eh, ternyata karena si ceweknya lemah iman (tentu cowoknya juga dong), mau aja ia nginap berhari-hari di rumah si ikhwan tanpa hajat alias keperluan syar’i yang jelas, misalnya.Meskipun sudah jadi calon suami dan bawa teman sekampung, kamu masih belum boleh tuh nginap di rumahnya. Apalagi pake acara pelesir ke tempat-tempat rekerasi. Duh duh… Dikemanain tuh iman, malu atuh.. sama malaikat..!! Or jangan-jangan kamu bolos ya waktu pembahasan topik pergaulan dalam Islam? Atau… Memang nggak paham? Silahkan tanya pada mbak mentornya masing-masing. Kamu kudu hati-hati, saat ini banyak ikhwan jadi-jadian kayak gini. So, biar kamu nggak terjerumus lagi, niatkan hijrahmu ini karena Allah saja, bukan yang lain. Lalu berkumpullah dengan orang-orang shaleh, dalam hal ini akhwat-akhwat shalihah yang menjaga diri dan pergaulan. Dengan berkumpul bersama mereka, akan ada orang yang akan menjaga dan menasihati kamu bila akan salah langkah. Kalo sudah sampe pada tataran ini, kamu kudu introspeksi. Apa yang salah pada dirimu? Kenapa bayangan do’i masih menari-nari? Kenapa kenangan itu sulit dihapus dari hati? Pertama, mungkin saja kamu lagi krisis hati yang bermula dari kekurangdekatan kamu pada Yang Maha Membolak-balik hati. Kamu masih punya sekian banyak waktu luang sehingga terbuka peluang untuk bengong. Padahal yang namanya syaitan itu paling demen masuk pada momen ini. Panjang angan-angan dengan banyak melamun. Kedua, ganti ‘kacamata’ yang kamu pake. Si mantan atau kecengan atau cem-ceman atau apalah.. istilahnya, boleh jadi adalah seseorang yang terlihat begitu perfect di matamu. Udah cakep, tajir, ramah, baik hati, suka menolong, rajin menabung, patuh pada orangtua, rajin shalat lagi. Bagi yang belum paham hukum pacaran, cowok tipe ini adalah all girls ever want. Jadi bisa aja kamu begitu dengan berdarah-darah saat memutuskannya. Hehehe… Biar hiperbolis gitu kedengarannya rada lebay dikit. Maksudnya, kamu sebetulnya masih sayang sama dia dan nggak ingin pisah darinya. Tapi kesadaranmu terhadap keterikatan pada hukum Allah SWT, bahwa pacaran adalah aktivitas mendekati zina, jauh lebih kamu pilih daripada kelembutan si dia. Ketiga, bisa jadi kamu ternyata nggak begitu paham konsep jodoh. Kamu mati-matian masih berat sama dirinya meski udah putus. Ada terbersit rasa takut dalam dirimu gimana kalo ternyata si mantan nikah sama cewek lain. Itu artinya, kamu belum benar-benar putus dan mengikhlaskan dirinya pergi. Jadinya, kamu masih ada harap-harap si dia akan datang dan ngajakin kamu merit. Padahal harapan itu jauh panggang daripada api alias sulit terwujud. Lha wong ternyata pacarmu saat ini malah asyik berlumur maksiat dengan punya cewek baru setelah kamu putus. “Wanita-wanita yang keji adalah untuk laki-laki yang keji,laki-laki yang keji untuk wanita yang keji pula.wanita-wanita yang baik untuk laki-laki yang baik,dan laki-laki yang baik untuk wanita yang baik pula..” Allah telah berfirman dengan jelas dalam An-Nur 26 seperti ini, jadi mari sama-sama perbaiki diri biar dapat yang baik pula. Perempuan itu dinikahi karena empat hal, yaitu karena hartanya, keturunannya kecantikannya atau karena agamannya. Pilihlah berdasarkan agamanya agar selamat dirimu. (HR. Bukhari dan Muslim) Selagi masih ada kesempatan, yuk.. perbanyak ilmu agama dan amalkan dalam kehidupan demi kebaikan kita juga loh.. karena ikhwan yang baik kan yang meneladani rosululloh, insya Allah menjalankan sunnah yang di atas. Memilih pasangan karena baik agamanya. Semoga itu adalah aku, kamu dan kita semua yang mengimani Allah SWT, meneladani Rosululloh, berpegang pada Al Qur'an dan Sunnah, berjuang di jalan Allah. Amin Ya Robbal alamin. Iman adakalanya bertambah dan berkurang. Ketika imanmu sedang tinggi-tingginya, kamu begitu pasrah dan ikhlas melepaskannya. Tapi ketika iman sedang down, kamu merasa begitu sayang dan ingin kembali padanya. Itu sebabnya ada resep sederhana : iman bertambah jika taat kepada aturan Islam, iman berkurang tentu jika kita maksiat kepada Allah dan RasulNya. Pilih mana ayo? Orang cerdas, pilih taat syari’atNya dong ya. Betul ndak? *** Ya Allah, sesungguhya aku memohon kepada Mu dengan ilmuMu pilihan yang paling tepat, aku memohon kekuatan kepadaMu dengan kemahakuasaanMu, aku memohon karuniaMu yang besar. Sesungguhnya Engkau Mahakuasa sedangkan aku tidak kuasa. Engkau Maha mengetahui sedangkan aku tidak mengetahui dan Engkaulah yang mengetahui perkara ghaib. Ya Allah, apabila Engkau mengetahui bahwa perkara ini baik bagiku, bagi agamaku, bagi hidupku dan baik akibatnya bagi diriku maka tetapkanlah dan mudahkanlah. Sesungguhnya apabila Engkau mengetahui bahwa perkara ini buruk bagiku, bagi agamaku, bagi hidupku dan buruk akibatnya terhadap diriku maka jauhkanlah perkara ini dariku dan jauhkan diriku darinya. Tetapkanlah kebaikan untukku dimana pun aku berada, dan jadikanlah diriku ridha menerima segala ketetapanMu. *** Wallahu a'lam bi shawab ........^____^............. ~ Kuatkan Iman Perbaiki Akhlaq : Mari berlomba dalam kebaikan ~
|
| |





Jangan terjebak dengan bujuk rayu dunia. Entah sang mantan ngajak balik, or ada ikhwan berbulu domba yang ngajakin kamu pacaran dengan bingkai Islam. Mulutnya manisnya ngajak ta’aruf, tapi aktivitasnya nggak beda jauh dengan pacaran. Eh, ternyata karena si ceweknya lemah iman (tentu cowoknya juga dong), mau aja ia nginap berhari-hari di rumah si ikhwan tanpa hajat alias keperluan syar’i yang jelas, misalnya.



mau nanya masalah firman Alloh dlm surah an nur, "Wanita-wanita yang keji adalah untuk laki-laki yang keji,laki-laki yang keji untuk wanita yang keji pula.wanita-wanita yang baik untuk laki-laki yang baik,dan laki-laki yang baik untuk wanita yang baik pula.."
tp aku pernah baca klo Asiyah bintu Muzahim, istri Fir’aun, dan Maryam bintu ‘Imran itu wanita shalihah. trus istria nabi nuh & nabi luth kafir kan??
mohon penjelasannya..
terima kasih.. :)