| Konferensi Bank Islam se-Dunia ke-12 |
|
|
|
| Kamis, 01 Desember 2005 07:34 | |||
|
BAHRAIN-- Bahrain kembali menggelar pertemuan bankir Islam sedunia di negerinya. Bertempat di Gulf International Convention Center, 10-12 Desember 2005
BAHRAIN-- Bahrain kembali menggelar pertemuan bankir Islam sedunia di negerinya. Bertempat di Gulf International Convention Center, 10-12 Desember 2005, pertemuan tahunan ke 12 ini akan dibuka langsung oleh Perdana Menteri Kerajaan Bahrain, Shaikh Khalifa Bin Salman Al Khalifa. Kali ini pertemuan akan difokuskan membahas konsolidasi dan inovasi untuk mempercepat pertumbuhan lembaga keuangan syariah internasional. Pertemuan ini biasanya menghasilkan rumusan pemikiran yang diterapkan lembaga keuangan syariah menghadapi tantangan dan permodalan serta menangkap peluang yang ada. Tahun ini, Bahrain Monetary Agency mendukung sepenuhnya acara tersebut. Bekerja sama dengan McKinsey, pertemuan ini juga memaparkan riset tentang potensi bank Islam tahun berikut dan juga menghadirkan panel dengan praktisi dan pakar bank syariah di bidang ritel, korporasi dan investasi. Mohammad Toufic Kanafani, Presiden Direktur Noriba Bank, sebuah anak perusahaan dari bank Swis UBS, mengatakan pertemuan ini akan memberikan sumbangan pemikiran penting dalam menyelesaikan tantangan dan hambatan serta peluang yang menghadang di depan industri keuangan syariah. ''Amat penting menghadirkan seluruh praktisi bank syariah duduk bersama dan membahas segala kemungkinan,'' katanya sebagaimana dikutip kemarin. Noriba Bank, merupakan bank syariah yang kerjanya lebih di bidang investasi. Kanafani menegaskan inovasi produk keuangan syariah amat mendesak saat ini. Sebab, instrumen keuangan baik di perbankan maupun pasar modal tumbuh cepat. Di sisi lain hal itu juga harus diimbangi dengan manajemen risikonnya. Sementara itu, GM Kuwait Finance House (KFH), Abdulhakeem Alkhayyat mengatakan ikut mensponsori pertemuan tersebut. KFH adalah juga bank syariah yang fokus di bidang komersial dan investasi. Alkhayyat mengatakan pertemuan ini penting untuk membahas inovasi produk keuangan syariah, karakter dan peluang serta tantangannya pada tahun mendatang. ''Industri perbankan syariah tumbuh amat pesat dengan tingkat pertumbuhan 15-20 persen per tahun.'' Dengan pertumbuhan sepesat itu, kata Alkhayyat, pasti banyak masalah yang dihadapi praktisi perbankan syariah.
|
Add your comment
| |








