Kolom Khusus

 
Kalender Kegiatan Remaja Islam Sunda Kelapa

Radio Streaming RISKA
Live Kajian PARIS


listen with Window Media Player   listen with Winamp   listen with iTunes   listen with RealPlayer

Support Online RISKA


Partner RISKA

Banner

RISKA Movie Production

Selamat Tahun Baru 1427 PDF Cetak E-mail
Rabu, 08 Februari 2006 00:11

Selamat Tahun Baru Hijriyah … 1427 H

Semoga  Allah selalu melimpahkan Rachmat dan berkahnya, dan senantiasa menuntun kita ke dalam kebaikan…Amiin


Kawan, Sudah tahun baru lagi
Belum juga tibakah saatnya kita menunduk
Memandang diri sendiri
Bercermin firman Tuhan
Sebelum kita dihisabNya  

Kawan siapakah kita ini sebenarnya
Musliminkah

Mukminkah
Muttaqin
Khalifah Allah
Umat Muhammadkah kita ?
Kahira Ummatinkah kita ?
Atau kita sama saja dengan mahluk lain
Atau bahkan lebih rendah lagi
Hanya budak-budak perut dan kelamin

Iman kita kepada Allah dan yang ghaib

Rasanya lebih tipis dari uang kertas ribuan
Lebih pipih dari kain rok perempuan
betapapun kita tersiksa
kita khusyuk didepan massa
dan tiba-tiba kita buas dan binal
justru pada saat sendiri bersamaNya  

Syahadat kita rasanya seperti perut bedug
atau pernyataan setia pegawai rendahan saja
kosong tak berdaya

Shalat kita rasanya lebih buruk daripada senam ibu-ibu
lebih cepat dari pada menghirup kopi panas
dan lebih ramai dari pada lamunan seribu anak muda
(doa kita sesudahnya jauh lebih serius
kita memohon hidup enak didunia
dan bahagia di sorga)  

Puasa kita rasanya sekedar mengubah jadwal
makan-minum dan saat istirahat
tanpa menggeser acara buat syahwat
ketika datang lapar dan haus
kita pun manggut-manggut
o, beginikah rasanya...
dan kita sudah merasa
memikirkan saudara-saudara kita yang melarat  

Zakat kita jauh lebih berat terasa
dibanding tukang becak melepas penghasilannya
untuk kupon undian yang sia-sia

kalaupun terkeluarkan harapannya pun tanpa ukuran
hubaya-hubaya Tuhan menggantinya berlipat ganda

haji kita tak ubahnya tamasya menghibur diri

mencari pengalaman spiritual dan material
membuang uang kecil dan dosa besar
lalu pulang membawa label suci
asli made in Saudi : Haji

kawan, lalu bagaimana bilamana dan berapa lama
kita bersamaNya
atau kita justru sibuk menjalankan tugas
mengatur bumi seisinya
mensiasati dunia sebagai khalifahNya

Kawan, tak terasa kita memang semakin pintar
mungkin kedudukan kita sebagai khalfah
mempercepat proses kematangan kita
paling tidak kita semakin pintar berdalih
kita perkosa alam dan lingkungan
demi ilmu pengetahuan
kita berkelahi demi menegakkan kebenaran
melacur dan menipu demi keselamatan
memamerkan kekayaan demi mensyukuri kenikmatan
memukul dan mencaci demi pendidikan
berbuat semaunya demi kemerdekaan
tidak berbuat apa-apa demi ketentraman
membiarkan kemunkaran demi kedamaian
pendek kata demi semua yang baik
halallah semua sampaipun yang paling tidak baik

lalu bagaimanakah para cendekiawan dan seniman
para mubaligh dan kiai
penyambung lidah nabi ?
jangan ganggu mereka !
para cendekiawan sedang memikirkan segalanya
para seniman sedang merenungkan apasaja
para mubaligh sedang bertereak kemana-mana
para kiai sedang sibuk berfatwa dan berdoa
para pemimpin sedang mengatur semuanya
biarkan mereka diatas sana
menikmati dan meratapi
nasib dan persoalan mereka sendiri

kawan, selamat tahun baru
belum juga tibakah saatnya
kita menunduk
memandang diri sendiri.

 
Comments (1)
alhamdulillah..
1 Rabu, 07 Oktober 2009 17:32
irhamni
ini dia yg dicari dari kemarin, akhirnya ketemu juga... semoga bisa memberi pencerahan buat bersama.. Aamieen...

Add your comment

Your name:
Judul:
Comment:

Banner