| CATATAN HARIAN SPEKTRA 3 BI |
|
|
|
| Senin, 01 Oktober 2007 19:55 | |||
|
Sabtu pagi nan cerah, 22 September 2007 Pagi hari di Masjid Baitul Ikhsan Bank Indonesia. Awan masih menyelimuti dan mentari tersipu dibalik mega. Anak – anak kecil berlari-lari riang gembira seakan tak merasakan bahwa saat ini mereka sedang menjalankan puasa. Mereka senang dan bersemangat. Tak ada wajah letih yang hinggap di diri mereka. Ya, sebuah acara yang akan mereka ikuti di pagi itu, mungkin sampai sore nanti, sebuah acara yang menarik yang akan menambah wawasan mereka tentang keIslaman, mengetahui dan mengenal akhlaqul karimah dan bermain bersama teman – teman yang lain dalam ukhuwah. Sungguh pemandangan yang jarang ketika melihat wajah – wajah polos berbalut busana muslim dan muslimah satu – persatu mendaftar ulang kehadiran mereka tuk mengikuti acara tersebut. Suara menggema, senyap ketika lantunan ayat suci dibacakan oleh kakak panitia.dan pembacaan kalam ilahi yang menambah keyakinan kita akan Islam sebagai agama yang sempurna. Dilanjutkan dengan pengarahan oleh Bpk. Boy selaku perwakilan dari MMBI dan pengarahan dari kak Firman sebagai perwakilan dari RISKA. Sungguh indah, pemandangan yang terlihat di sebuah masjid yang megah. Salam dan ta’aruf mengawali perjalanan acara, ketika satu persatu kakak panitia diperkenalkan untuk lebih mengikatkan hati dan tali ukhuwah dengan peserta. Dan acarapun berlanjut, dr. Aisah Dahlan memberikan materi dengan tema My Personality, sebuah meteri yang mengajak anak – anak untuk mengetahui watak dan karakter mereka. masing-masing. Ada kelompok Abu Bakar yang sabar, cinta akan kedamaian dan menjadi penonton yang baik, Ada kelompok Ustman yang teliti serta pemalu dan menjadi kelompok penulis cerita, ada kelompok Umar yang pemberani dan suka ngatur sehingga menjadi kelompok sutradara serta kelompok Ali yang aktif dan selalu ingin jadi artis. Tak terasa hari menjelang siang, namun semangat tuk mengikuti acara tak pernah padam. Untung Alhamdulillah berada di ruangan yang sejuk sehingga tak terasa telah melewati setengah hari berpuasa. Azan berkumandang, berbondong – bondong berlari kecil anak – anak tersebut menuju tempat berwudhu dan kemudian sholat dzuhur berjamaah. Selepas sholat, berkumpul mereka dengan para mentor untuk berdoa, serta tadarus bersama, bermain dan juga beristirahat sejenak.Segar terpancar dari wajah mereka, tak tersirat dosa yang terlintas atas kenakalan mereka. Tapi kejernihan hati memancarkan cahaya. Semoga menjadi anak soleh dan soleha. Acara dilanjutkan dengan materi Power Of Niat yang masih disampaikan oleh dr. Aisah Dahlan yang mengajak anak tuk mengawali seluruh aktivitas dengan niat. Niat tidak hanya sekedar niat tapi juga niat dengan sebenar – benarnya niat termasuk juga ketika berdoa. Sebuah kekuatan yang luar biasa dari kehebatan do'a kalau di visualisasikan, dibarengin antara otak kiri dan otak kanan. Sampai kemudian menjelang sore setelah sholat Ashar berjamah sebuah kejutan datang ketika seorang artis (bintang tamu) hadir dalam acara tersebut. Dialah Muhammad Dwiki Riza atau dikenal dengan Saprol (Sinetron Kiamat sudah dekat). Datang dengan ayah dan bunda yang menemani, Riza bercerita tentang pengalaman sebagai artis, tentang pendidikannya serta bagaimana dia menjalankan puasa diantara kesibukannya sebagai seorang artis. Dan Subhanallah, para peserta begitu antusias dengan banyak bertanya serta bahkan ada yang sekedar ingin kenal dan juga berdoa untuk Riza. Setelah puas bertanya acarapun dilanjutkan dengan penutupan dan foto bersama dan juga banyak juga yang minta tanda tangan sebagai kenang – kenangan. Wah alhamdulillah senang sekali hari ini. Ahad yang indah, Alhamdulilah, pagi ini berjumpa lagi dalam Spektra BI 1428 H. Dibawah mentari yang masih cerah, mengantar para peserta setelah registrasi menuju Panti Asuhan Harapan Remaja di bilangan Jakarta Timur. Memang agenda hari ini adalah mengunjungi sebuah panti asuhan sebagai wujud untuk menumbuhkan rasa kepedulian sejak dini. Antusias dan semangat ingin berbagi dan juga ingin mengetahui kehidupan di Sampai menjelang siang, tiba saatnya berpisah dengan saudara – saudara mereka dipanti. Perjalanan kembali menuju Masjid BI menjadi kenangan tersendiri atas semangat tuk berbagi dan peduli. Setelah istirahat sejenak dan sholat dzuhur akhirnya acara dilanjutkan dengan games tentang doa – doa harian dan kreatifitas membuat parcel lebaran. Sebuah rasa haru ketika satu – persatu peserta selesai membuat dan ditanya untuk siapa parcel ini dibuat. Jawaban lugu dan polos yang mengalir dari mulut – mulut mungil begitu indah. ”Ini buat ayah dan bunda”, ”ini buat Sore hari menjelang, sesuai dengan tema pesantren kilat kali ini Anak Soleh : ”Cerdas, Kreatif dan Peduli.’ Acarapun dilanjutkan dengan pementasan seni. Kreativitas dari masing masing kelompok. Ada yang baca puisi, bernasyid, bahkan adapula yang bermain drama.Hingga menjelang magrib acarapun ditutup dengan foto bersama serta berbuka bersama. Malam yang indah diantara cahaya bintang menjadi saksi atas segala hari dan waku yang diberikan untuk senantiasa mencari ilmu sebagai salah satu rangkaian ibadah kepada Illahi Rabbi. Semoga Allah menerima puasa kita hari ini. [] margowidilaksono
|
Add your comment
| |









