Kurban @Parung PDF Cetak E-mail
Sabtu, 06 Januari 2007 19:37

“ Bukanlah menghadapkan wajahmu ke arah timur dan barat itu suatu kebajikan, akan tetapi sesungguhnya  kebajikan itu ialah  beriman  kepada Allah, hari kemudian, malaikat-malaikat, kitab-kitab, na bi-nabi dan memberikan harta yang dicintainya kepada kerabatnya, anak-anak yatim, orang-orang miskin, musafir (yang memerlukan pertolongan) dan orang-orang yang meminta-minta; dan (memerdekakan) hamba sahaya, mendirikan shalat, dan menunaikan zakat dan orang-orang yang menepati janjinya apabila ia berjanji, dan orang-orang yang sabar dalam kesempitan, penderitaan dan dalam peperangan. Mereka itulah orang-orang yang benar (imannya); dan mereka itulah orang-orang yang bertakwa.” (QS. Al-Baqarah : 177)

Assalamualaikum,

terlampir sekilas resume perjalanan, jika ada yang mo dikoreksi silahkan....
thx yaaaa for all
 
Wassalam
Yunis Rahmawulan,
script writer

----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Alhamdulillah kita panjatkan kehadirat Allah SWT, yang telah melimpahkan curahan kasih sayangNya, hingga sebagian sifat kasih sayang tersebut dapat berhasil bersemayam di hati umat Muslim untuk sekedar berbagi kebahagiaan di hari Idul Adha. Amanat teman-teman RISKA, maupun diluar RISKA, berupa dana untuk kurban telah digunakan untuk membeli beberapa kambing (domba) dan dikurbankan di daerah Parung, Desa Bojong Indah-Rumpin.

Pada awalnya, Riscue berencana akan melaksanakan kurban di Pulau Tunda-Serang, namun mengingat cuaca dan bencana laut yang akhir-akhir ini meningkat, ‘’ kami sepakat untuk mengalihkan lokasi kurban ke Parung demi kelancaran dan keselamatan tim beserta segenap kambing kurban.

Ba’da Shalat Ied, sekitar pukul 8.30 WIB, dengan ongkos dan bekal dari tim dan donatur perbekalan, kami meluncur ke daerah Parung dengan mengendarai mobil pinjaman (he..he.. anak Riska ga modal nich, thx to kantornya Mba Hesti) dan dibekali gorengan pula oleh Ketua RISKA yang baru. Perjalanan cukup lancar, walaupun mobil yang kami tumpangi penuh muatan tetapi tim tetap semangat dan ceria. Kami tiba di lokasi sekitar pukul 11.30 WIB, dimana sebelumnya kami mampir dulu untuk jemput tim yang tercecer di jalan, dan mampir juga ke Carefour Lebak Bulus untuk membeli beberapa bahan pokok untuk disumbangkan karena ada dana yang tersisa. Dengan dana yang terkumpul, yaitu Rp. 5.000.000, kami membeli 5 ekor domba yang sehat dan lucu-lucu pada hari sebelumnya, yaitu Sabtu, dan dana yang tersisa adalah Rp.400.000,- kami belikan beras, supermi, plastik, air mineral, dan dari itupun masih ada dana tersisa Rp. 144.000 yang akan disumbangkan ke Departemen AAR.

Perjalalanan menuju Desa Rumpin, cukup panjang dan akhirnya kami masuk ke kawasan Rumpin setelah melewati jalan tanah yang berkelok-kelok. Keadaan desa masih terlihat alami karena dikelilingi pepohonan dan tumbuh-tumbuhan disertai tanah becek bekas hujan.

Kedatangan kami disambut oleh penduduk setempat beserta domba-domba dari RISKA yang sebelumnya sudah duluan bermalam di Desa Bojong Indah tersebut. Lalu kami dipersilahkan masuk ke sebuah mushola/surau, dan kami mengutarakan maksud kedatangan kami, yaitu untuk menyampaikan amanat dari teman-teman RISKA berupa domba-domba untuk dikurbankan. Tanpa berpanjang-panjang, setelah mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya dan memanjatkan doa, para pengurus surau mengajak kami ke lokasi pemotongan, siap dengan ‘penjagal’nya. Sebelumnya sebagai tanda perpisahan dengan para domba, kami menyempatkan diri untuk berfoto bersama.

 
Acara pemotongan berlangsung dengan lancar, semoga setiap tetesan darah hewan kurban tersebut dapat menghantarkan para kurbaners, kepada derajat ketaqwaan yang lebih tinggi di sisi Allah SWT. Tiada yang lebih indah selain melihat keceriaan anak-anak dan kebahagiaan penduduk setempat untuk mencicipi menu yang tidak setiap hari dapat mereka rasakan. Selanjutnya daging kurban di potong-potong untuk memudian didistribusikan ke penduduk desa yang berjumlah sekitar 200 orang.

Akhirnya setelah puas berkurban dan berfoto-foto (pastinya), pada pukul 14.00 WIB, kami mohon diri untuk kembali ke Jakarta. , sebelum sampai Jakarta, kami diajak makan siang bersama oleh salah satu ‘teman baru’ kami di rumahnya. Setelah kenyang dan mengucapkan terima kasih atas hidangannya, kami melanjutkan perjalanan menuju Jakarta.

Demikian sekilas laporan dari kami pada acara kurban Riskader di Parung, semoga kegiatan ini membawa pengaruh positif dan semakin meningkatkan kecintaan kita kepada kaum yang lebih lemah dan senantiasa bersyukur kepada Allah SWT bahwa kita masih diberikan rizki yang lebih baik. Allah mengajarkan, dengan pemberian-Nya ini selayaknya kita memberikan lagi sebagian kepada yang berhak, agar kita dapat terus dilimpahkan rizki oleh-Nya, serta dampak yang lebih luas adalah meningkatnya kegiatan ekonomi rakyat (penjual hewan kurban khususnya), sehingga memacu pertumbuhan ekonomi keseluruhan umat.

 

Perumpamaan (nafkah yang dikeluarkan oleh) orang-orang yang menafkahkan
hartanya di jalan Allah adalah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir, pada tiap-tiap bulir seratus biji. Allah melipat gandakan (ganjaran) bagi siapa yang Dia kehendaki. Dan Allah Maha Luas (karunia-Nya) lagi Maha Mengetahui

(QS. Al-Baqarah : 261)
-------

 THX TO PARTICIPANTS :

 All RISKADER

 Team yang terjun langsung (by abjad)  :
Ali (yang paling repot berburu domba, cari lokasi dan penunjuk jalan),
Daru (pencari kurbaners yang tekun), Mba Hesti (pencari kurbaners n esspecially for the car), Hilma, Irham, Mba Lely, Noval (supir tangguh), Rosita,
Tika (thx for the lunch n snack), Mba Yanti.

Total : 11 orang

Kurbaners (by acak):

Fernando S (Sekum), Tuti (suporter), Dewi (Simpatisan), Farah (BMAQ), Mba Lina (Bendum), Riyani (Riskader), Hesti (BMAQ), Yanti (BMAQ), Noval (SDTNI), Eko (Fotografi), Andika (SDTNI), Tika (Suporter), Yunis (my self), Daru (u know lah), Hepi (simpatisan), Rosita (AAR), Lely (AAR), Kikie (Kajian), Desi (Riskader), Heri (Suporter), Iin (Sekum), Ovi (Riskader), Una (Kajian), Hilma (Riskader), Oman (Fotografi), Firman (Humas), Temennya Mba Yanti

Total : 27 orang

 

Add your comment

Your name:
Judul:
Comment:

Banner